Siapa sangka sekeping kartu bergambar karakter fiksi yang dulunya hanya dimainkan di kantin sekolah kini bisa bernilai setara dengan harga mobil mewah atau bahkan rumah? Selamat datang di era di mana Trading Card Game (TCG) bukan lagi sekadar hobi anak-anak, melainkan instrumen investasi alternatif yang serius.
Pasar kartu TCG global telah mengalami pertumbuhan yang luar
biasa. Pada tahun 2025, segmen TCG fisik saja bernilai sekitar USD 7
miliar dan diproyeksikan akan terus melonjak hingga USD 13,5
miliar pada tahun 2035. Fenomena ini didorong oleh kombinasi rasa nostalgia
generasi milenial dan minat tinggi dari kolektor dewasa yang melihat nilai
intrinsik pada kartu-kartu langka.
2. "The Holy Grail" dalam TCG
Mengapa sebuah kartu bisa mahal? Jawabannya adalah kelangkaan
dan kondisi. Sebagai contoh:
- Pokémon
TCG: Kartu legendaris seperti Pikachu Illustrator dengan
skor PSA 10 tetap menjadi simbol status tertinggi dalam dunia koleksi.
Kartu era first edition yang memiliki hologram bahkan
bisa bernilai puluhan ribu dolar.
- Magic:
The Gathering: Kartu-kartu dari Reserved List atau
yang memiliki sinergi kuat dengan format populer seperti Commander sering
kali mengalami kenaikan harga yang stabil dalam jangka pendek maupun
panjang.
- One Piece TCG: Selain jenis fungsional kartu - kartu dalam One Piece TCG juga memiliki tingkat kelangkaan yang berbeda - beda Varian kartu dengan ilustrasi khusus atau alternatif artwork (AA) seringkali bergaya panel manga.
3. Mengapa TCG Menarik bagi Investor?
Berbeda dengan saham atau emas, investasi TCG menawarkan
aspek kesenangan (utility). Anda bisa mengoleksi, memajang, atau
bahkan memainkannya sambil menunggu nilainya naik. Beberapa alasan mengapa TCG
dianggap aset yang menjanjikan antara lain:
- Pertumbuhan
Nilai Fantastis: Beberapa kartu langka mampu memberikan
keuntungan yang melampaui performa saham perusahaan teknologi besar (Big
Tech) dalam periode tertentu.
- Ekosistem
yang Matang: Adanya lembaga grading profesional
seperti PSA dan BGS memberikan standar kepastian
kondisi dan keaslian kartu, sehingga meningkatkan kepercayaan pembeli.
- Permintaan
Global: Pasar TCG tidak terbatas di satu negara. Komunitas di
Asia-Pasifik, terutama Jepang, memegang pangsa pasar yang besar (sekitar
37%), menjamin likuiditas bagi aset Anda di pasar internasional.
4. Strategi Memulai bagi Pemula
Jangan asal beli! Untuk menjadi investor TCG yang cerdas,
perhatikan langkah berikut:
- Tentukan
Tujuan: Apakah Anda ingin spekulasi jangka pendek pada kartu yang
sedang meta (populer dimainkan), atau investasi jangka
panjang pada kartu vintage yang langka?.
- Fokus
pada Kondisi: Kartu dengan kondisi "Mint" atau tanpa
cacat memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi. Gunakan pelindung kartu
(sleeves) berkualitas sejak hari pertama.
- Riset
Tren: Perhatikan rilis set terbaru. Set tertentu seperti Scarlet
& Violet: Prismatic Evolutions di Pokémon sering kali memicu
lonjakan minat pasar yang masif.
Kesimpulan
Investasi TCG menawarkan perpaduan unik antara hobi dan
potensi finansial. Namun, seperti investasi lainnya, tetap ada risiko
volatilitas pasar. Pastikan Anda melakukan riset mendalam melalui platform
seperti TCGplayer untuk memantau pergerakan harga terbaru.






